Saturday, April 11, 2020

Cara Menghargai Usaha Orang Lain

Tanah air kita sangat luas dan kaya. Banyak potensi alam untuk membuka usaha. Ada bermacam-macam bidang usaha, antara lain dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariisata. Tidak ada kegiatan ekonomi yang dilakukan sendirian. Sebagai contoh proses pembuatan roti.




Tahukah kamu proses pembuatan roti?


Untuk membuat roti diperlukan gandum. Gandum diperoleh dari petani yang menanam gandum. Tepung terigu diperoleh dari hasil penggilingan biji gandum yang mengalami beberapa tahap pengolahan. Beberapa proses pengolahan tersebut adalah tahap persiapan dan tahap penggilingan. Tahap persiapan meliputi proses pembersihan, pelembapan, dan pengondisian. Pada tahap pembersihan, gandum dibersihkan dari kotoran-kotoran seperti debu, biji-biji lain selain gandum. Kotoran harus dipisahkan dari gandum sebelum proses penggilingan. Penggunaan ayakan kasar dan magnet dapat memisahkan benda-benda asing dan substansi logam yang terdapat pada gandum. Kontaminan kecil memerlukan perlakuan khusus untuk memisahkannya dari gandum. setelah proses yang lama, gandum akan menjadi tepung terigu. tepung terigu nantinya dapat digunakan untuk membuat berbagai adonan roti. Bungasari sebagai pabrik tepung terkemuka di Indonesia telah berhasil mengolah gandum menjadi tepung yang berkualitas. Tak hanya itu, dengan teknologinya yang canggih pabrik tepung Bungasari juga mampu membuat tepung yang higienis sehingga aman dan sehat untuk di konsumsi. Proses pengolahan dalam pabrik juga sangat diperhatikan agar secara konsisten dapat menciptakan produk yang selalu memuaskan para konsumen. Hasil pengolahan dari pabrik tepung Bungasari ini adalah tepung terigu. Seperti yang kita ketahui, tepung jenis ini adalah salah satu bahan yang sangat berguna untuk membuat makanan.

Setiap pelaku dalam proses produksi mempunyai peran penting. Oleh karena itu, hargailah setiap kegiatan usaha ekonomi orang lain. Adapun cara menghargai kegiatan atau usah orang lain sebagai berikut.

  1. Tidak menghina pekerjaan orang lain. Misalnya, kita tidak boleh menghina seorang pemulung. Alasannya, semua pekerjaan halal merupakan pekerjaan yang mulia. Oleh karena itu, kita harus menghargai pekerjaan setiap orang.
  2. Tidak iri terhadap keberhasilan usaha orang lain. Orang lain yang berhasil patut kita teladani.
  3. Melakukan persaingan yang sehat dalam menjalankan usaha yang sama. Misalnya, tidak boleh merusak harga untuk menarik pelanggan.
  4. Jika sudah berhasil, kita sebaiknya membantu usaha orang lain.
  5. Tidak menggangu usah orang lain.




Disqus Comments